Dua Pasien Corona Meninggal di Jatim, Tak Miliki Riwayat Penyakit Lain
- 6 Apr 2020
- 2 menit membaca
Koordinatberita.com| JATIM~ Di Jawa Timur, Dua pasien Meninggal akibat Corona dan tidak disertai dengat lain. Hal ini, disampaikan oleh Ketua Gugus Kuratif Penanganan COVID-19 Jatim, Joni Wahyuhadi, mencatat dua pasien positif terjangkit corona meninggal dunia tanpa disertai comorbid alias penyakit penyerta. Artinya, kedua pasien meninggal hanya disebabkan COVID-19. Bahwa di pemerintahan provensi (Pemprov) Jatim tercatat 2 Pasien Corona meninggal tidak memiliki penyakit penyerta atau dari penyakit lain.
“Kalau khusus dalam catatan saya ada dua. Tidak ada penyakit yang mengikutinya,” ujar Joni di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (5/4).
Meski demikia, dilangsir dari Kumparan Joni enggan membeberkan lebih lanjut bagaimana kedua pasien tersebut meninggal. Joni menjelaskan, sebagian besar pasien COVID-19 meninggal dipengaruhi kondisi penyakit bawaan yang semakin parah saat virus corona menjangkiti tubuh.
“Meninggal ini memang sebagaian dengan comorbid, ada penyakit sebelum. Yang tidak ada itu sangat sedikit. Yang karena betul-betul COVID-19 itu sangat sedikit. Tidak ada 25 persen. Hampir semuanya dengan comorbid,” terangnya.
“Bahkan ada kemarin yang meninggal masih muda. Ternyata obesitas, ada riwayat gangguan penyakit jantung,” tuturnya.
Joni mengimbau masyarakat yang memiliki riwayat penyakit untuk menjaga diri dengan physical distancing dan menghindari bersentuhan dengan orang lain. Pasalnya, orang dengan penyakit bawaan memiliki risiko kematian lebih tinggi.
“Keyword daripada penanganan pasien ini nomor satu adalah apakah pasien mempunyai penyakit yang sebelumnya diderita, maka lebih baik diam mengisolasi diri, jangan sampai ketularan perjalanan penyakit ini sangat sulit diprediksi,” ungkapnya.
“Karena ini barang baru, kalau punya jantung, diabetes, dan hipertensi, penyakit liver, apalagi punya kelainan imun. Kita sendiri tahu maka baik mengisolasi diri kalau kita punya keluarga yang sakit lebih baik mengisolasi diri. Kalau kena angka kematiannya tinggi sosial,” pungkasnya.
Per Minggu, angka pasien positif corona di Jatim mencapai 188, orang, 30 pasien sembuh, dan 14 orang meninggal dunia.@_Koordinatberita.com
Comments